12.11.11

Laundry Basket dari Disket

Weekend lalu saya agak mati gaya. Mau keluar cuaca gak kompak sama sekali, ditambah dengan kondisi dompet yang pro buat tinggal di rumah. Iseng-iseng saya coba merapikan barang, kemudian menemukan banyak sekali disket-disket bekas Ayah yang (menurut saya) tidak dipakai lagi. Mau dibuang, kadang-kadang Ayah akan mendelik sebal. Oleh karena itu saya berpikir mau diapakan barang-barang persegi ini.

Beryukurlah saya karena akhirnya koneksi Internet ini bisa dipakai untuk mendapatkan informasi yang berguna, ketimbang terus mencari... ah sudahlah. Google mengantarkan saya ke sebuah blog pemilik tobucil di Bandung. Sedikit dimodifikasi, akhirnya saya memutuskan menggunakan kemampuan prakarya yang tak seberapa ini untuk membuat tempat pakaian kotor (laundry basket) dari disket-disket ini.

Laundry Basket dari Disket

Bahan:
  1. Disket bekas, karena kalau menggunakan kartu remi nanti kita harus ganti judul. Untuk membuat laundry bag ini, saya membutuhkan 95 buah disket
  2. Plastik pengikat yang biasanya digunakan untuk merapihkan kabel. Ada kok dijual di toko material. Saya membutuhkan 4 buah plastik (sekitar 400 buah) kali ini
  3. Solder listrik, untuk membolongkan disket
  4. Gunting, untuk memotong
  5. Koneksi Internet, untuk liat referensi
  6. Bakwan, es teh manis, ponsel, dan tv berbayar, sekedar buat hiburan.



Cara Pembuatan
  1. Susun disket terlebih dahulu membuat pola, supaya gampang. Untuk laundry bag ini, saya membuat ukuran 5x5 untuk sisi depan dan belakang, sedangkan sisi samping dan bawah berukuran 3x5.


  2. Kita butuh 2 bolongan di sisi kanan dan 2 lagi di sisi kiri disket. Karena biasanya hanya ada dua, maka gunakanlah solder untuk membuat 2 bolongan lagi. Buatlah bolongan yang cukup besar. Baru kali loh saya menggunakan solder. Ada sensasi ketika solder yang panas melelehkan disket yang terbuat dari plastik. Sekali-kali saya memekik "Solder itu panas, Jendra!! Ceesss..." atau "Dimana Nasution??"


  3. Ikat satu disket dengan yang lain, satu bolongan digunakan untuk dua ikatan, satu untuk mengikat dengan disket di sisinya, satu lagi untuk mengikat dengan disket di atas/bawahnya. Hati-hati dalam mengikat, karena ada kemungkinan disket akan bertumpuk saat diikat. Lakukan ikatan untuk masing-masing sisi laundry bag. Oh ya, jangan lupa untuk menggunting tali-tali yang menjuntai itu.


  4. Satukan sisi-sisi tersebut dan ikat kembali. Tadinya saya menggunakan tutup, tapi mungkin karena terlalu kuat mengikatnya, tutupnya jadi susah dibuka-tutup. Jadinya dibatalkan saja.


Pengerjaannya relatif mudah, hanya butuh kesabaran dan kehati-hatian, saya tidak sangka pengerjaan ini akan menghabiskan waktu yang lama juga.

Akhirnya, GString yang selama ini saya khawatirkan akan digondol kucing, kini punya tempat yang aman.... Ini cerita akhir pekan saya, bagaimana dengan Anda?

7 comments:

havban said...

cool...

5 jempol.. kkk

cicianggitha said...

hoaaaa!!!! kreatip abiss...

Cynthia said...

hahahahah.. penting banget.. minta satu dong buat di kosan xD

mahli said...

wuihhhhhhhhhhhhhhh. Keren bos! :D

MoMo said...

@all : thx for your comments. kalo banyak disket bisa nih kita jualan.. hahahaha..

hani cantik said...

benda ini keren bgt jendral,hish knapa pake sebut G String, aargghh gw gak bisa lepas dr bayangan G String lo bim!, sungguh dosa =))

Catur Adi Nugroho said...

Keren bim...