22.4.11

Security Checking

Halo, apa kabar? Bagaimana kalian menikmati akhir pekan panjang ini? Saya sendiri baru pulang dari dinas luar (siapa yang nanya?) Gak ada yang spesial dari perjalanan saya kali ini, seperti dinas sebelumnya. Bahkan suatu waktu kami harus ngebut kerja semalam suntuk karena satu anggota tim kami ga bisa tinggal lama-lama. Walhasil, jam 4 pagi, ketika di bumi belahan sana orang happy-happy keluar dari pachinko, kami kleyengan keluar kantor.

Mungkin yang terasa berbeda adalah tempat kerjanya. Ya iya lah, yang satu di Jakarta. Yang satu di luar kota. Selain itu, tempat kerja kami ini punya keamanan yang sangat ketat. Setiap orang yang masuk ke dalam kantor harus mengisi formulir sebanyak dua kali, dan juga menjalani pemeriksaan keamanan dengan alat metal detektor.



Seringkali saya menjalani pemeriksaan, sesering itu pula saya bertanya gimana sih kerjanya itu alat? Kalo namanya metal detektor, terus gimana kalo yang dibawa bahan peledak? Apa bisa juga terdeteksi? Kadang dalam hati suka ingin usil pengen bawa bom buat ngetes. Tapi nanti ditangkap beneran lagi.. Untuk metal detektor yang besar kayak pintu, ada nih link how stuff works-nya. Tapi untuk yang kecil, yang kebanyakan mereknya Garrett, itu gimana ya?

Saat diperiksa, kami harus merentangkan kaki dan tangan, kemudian tuh alat panjang dan lonjong akan didekatkan kesekujur tubuh kita, memastikan benar-benar tidak ada alat yang membahayakan kehidupan kantor (walaupun mikir ngapain juga bawa benda logam macam obeng?? Mending juga bawa nomor telepon, *jyaah*).



Seringnya kita diperiksa ala posisi senam pagi gini, bikin saya berpikir, bahwa sebenarnya kita bisa menciptakan gaya yang rada oke untuk variasi ketika kita menjalani pemeriksaan keamanan. Bisa jadi hiburan, dan mengatasi kebosanan.



Nah, saya berpikir enam gaya di atas yang bisa kamooh-kamooh t3Rapk4n $A@t p3Mer!k$a@n k34maN@n K4k4... (mendadak alay).

  • a. Gaya yang paling lumrah. Sebut aja gaya Ade Rai. Cocok buat yang udah ngegym enam kali bolak-balik, atau paling engga sering panggul server lah..
  • b. Gaya om-om senang.. Sedikit kerja banyak senang-senang... Cocok buat yang kerja di gedung 1T sana. Iya di sanaaaa....
  • c. Gaya pahlawan bertopeng. Ini pas banget buat anak-anak yang jiper sama kumis pak satpam yang bermodel nyiur melambai di tepi pantai. Saat proses pemeriksaan, mereka akan terlihat lebih berani (terlihat aja sih, kenyataannya gak juga :P)
  • d. Gaya cheerleader, ditujukan untuk para abege-abege berparas manis ala Quinn Fabray. Sebelumnya pastikan dulu jika kamu-kamu menggunakan pakaian You-Can-See-My-Hairy-Armpit, cukur bulu ketek kamu karena bulu-bulu kusut itu dapat mempengaruhi kinerja metal detetor kami. Terima kasih.
  • e. Gaya ini iconic banget. Mencontek dari patung legendaris yang ada di bunderan HI sana. Bisa dipakai kalau kalian punya rasa nasionalisme atau ke-DKI-an yang tinggi.
  • f. Gaya Cleopatra. Gaya tradisional yang diwariskan turun temurun (bayangin deh di masa peradaban Mesir kuno dah ada security checking). Gaya ini hanya bisa dipakai Liz Taylor saja.


Intinya sih cuman harus merentangkan tangan dan kaki, agar itu alat metal detektor bisa bekerja dengan mudah. Sisanya tergantung kreativitas kita. Di bawah ini adalah contoh yang salah. Modelnya aja udah salah banget. Ada yang ingin mencoba? Atau punya ide lain??



Photo's taken from:
[1] ricoshop.web.id
[2] people.howstuffworks.com

7 comments:

cardepus said...

I like this post :D jempol buatmu :D

MoMo said...

Trims Olin... I like your comment too.. hehehehe :D

utaminingtyazzzz said...

BIMCEEEE!!!!
Astaga ni anaaaaaaakkkk

MoMo said...

Kenapa maknyak?? :D

cici anggitha said...

gaya chaiya chaiya ??

aldi said...

sekali2 coba peluk petugas securitynya.. rentangkan tangan, pas dia meriksa terus dipeluk.. apa reaksinya?

qonita said...

hahahahah imajinasinyaaa