28.7.10

Genre

Genre. Term for paintings or other works depicting scenes from daily life. It may be applied to appropriate art of any place or period, but most commonly suggests the type of domestic subject matter favoured by Dutch 17th-century artists. In a broader sense, the term is used to mean a particular branch or category of art; landscape and portraiture, for example, are genres of painting, and the essay and the short story are genres of literature.

-Oxford Dictionary


Jam 6 lebih 15 menit di dalam bus TransJakarta suasananya sepi kayak kuburan. Bukan dink, suasananya kayak di ruang tunggu rumah sakit. Sebagian dari penumpang memilih untuk melanjutkan tidurnya yang masih setengah nanggung tadi. Risiko jadi salah satu dari pasukan penakluk ibu kota. Jika memakai roll rambut, mengenakan piyama, dan bergulung selimut lumrah terlihat di dalam bus, mungkin mereka ingin sekali masih membawanya.

Di depan gw, ada seorang bapak menggunakan jaket kulit hitam. Matanya terjaga, kontras dengan pemandangan "mengheningkan cipta" yang ada di kanan kirinya. Apa yang sedang kau pikirkan, Pak? Mungkin ini pengalaman kerja pertamanya, sehingga dia sudah tidak sabar lagi menerima tugas awalnya. Atau mungkin yang lain, dia akan menerima gaji ke-13 hari ini.

Di sudut lain, terlihat seorang ibu muda tidur setengah lelap. Sesekali matanya terbuka, sepertinya mengecek sudah sampai mana bus ini membawanya. Apa yang sedang terjadi, Ibu? Apakah bayimu menangis hingga kau terjaga semalam suntuk untuknya. Ataukah kau kelelahan menunggu ayahmu yang tak kunjung sadar di ruang ICU?

Dan di samping gw, seorang anak SMA dengan mata terpejam dan earphone terpasang. Mulutnya komat kamit bersenandung. Bagaimana perasaanmu hari ini? Apakah lagu keong racun itu yang membuatmu terlihat riang? Atau mungkin, karena hari ini pelajaran Bahasa Indonesia dimana Bu Guru cantik yang kau taksir akan singgah di kelasmu?

Masing-masing dari kita adalah pemeran utama dalam sebuah film berepisode panjang yang disutradarai Tuhan. Satu hari, satu episode, dan bisa jadi muncul dengan genre yang berbeda. Bisa komedi romantis, action, drama, atau bahkan horor. Di tiap paginya, masing-masing dari kita menebak-nebak genre apa yang akan kita mainkan.

Maka ketika gw melihat orang lain, gw sering ngobrol sendiri dalam hati. Bahwa dia, orang itu, itu dan itu juga merupakan pemeran utama di kehidupan mereka. Bagaimana episode-episode hidupnya? Penuh dengan tawakah? Ketegangan? Ataukah bercuruan air mata? Apakah lebih menarik dari gw?

Selamat Pagi, apakah genre episode hidup kamu pagi ini?



[1] Photo's taken from : yle.smu.edu

2 comments:

Adji Cynthia said...

kalo gue dipilemin minggu ini mo, pasti gue bakal ada di jeda hari dimana ada tulisan "a week later.." setelah episode terima gajian.. hahaha.. di skip aje.. gak ngapa2in soalnya :))

MoMo said...

Hmm.. masa si djie, gak ada yang menantang? "Adegan Panas" gituh?? Hahahah