7.2.09

Bicara Ga Jelas soal "Cinta"



Sebuah pameo yang terkenal berkata, "Dalam cinta, seorang pria berhak untuk memilih, dan seorang wanita berhak untuk menolak,". Di negeri kita, bahkan mungkin di beberapa negeri lainnya, pameo ini begitu kuat tertanam. Seorang pria punya kuasa untuk menyatakan cintanya pada tiap wanita, secantik Luna Maya hingga sejelek Aming Sugandhi. Sedangkan wanita, punya hak-hak untuk memilih orang mana yang tepat untuk dirinya, atau bahkan menolak "pinangan-pinangan cinta" (halah bahasanya..) yang datang pada dirinya. Padahal setiap orang punya keunikan dan preferensi masing-masing. Gw sendiri tidak keberatan jika ada wanita yang mengutarakan isi hatinya. Sayannya tidak ada.. haha..

OK singkirkan soal bagian 'gw'. Di sisi lainnya, wanita pasti juga punya ketertarikan tertentu terhadap mahluk hidup tertentu. Kalau kata serieus, Wanita juga Manusia (ya iya lah). Contoh aja temen gw yang jatuh cinta sama Barrack Obama, yang tentunya persentasi kenyataannya akan sangat kecil, kecuali jika Obama diasingkan ke SD Menteng Besuki, jadi guru olah raga. Intinya, All I Want For Christmas is You. Pokoke' nyong tresno karo kowe lah. Cuman kamu. Portal pameo tadi yang suka jadi penghalang rasa cinta itu, sehingga jalan yang diambil adalah mengirimkan "sinyal-sinyal cinta". SMS tiap pagi, cuman membicarakan jalan yang macet, atau cuman membicarakan efek La Nina yang bikin jalanan macet (ujung-ujungnya ngomongin macet -_-!). Dan tanpa pihak pria sadari, si wanita sudah cukup depresi karena mereka menurunkan ego mereka serendah mungkin.


I've made it obvious
Done everything but sing it
(I've crushed on you so long, but on and on you get me wrong)
I'm not so good with words
And since you never notice
The way that we belong
I'll say it in a love song


Naah.. dari segi prianya. Pria lajang seperti gw. Pria lajang seumuran gw. Tentunya juga punya rasa errrmm.. senang diperhatikan. Sama juga lah dengan wanita. Sinyal-sinyal yang datang ditangkap dan diolah kemudian dikirim kembali sesopan mungkin. Kami mengharapkan hubungan ke akraban ini bisa dipertahankan untuk waktu yang lama. Atau bisa juga, kami sebenarnya juga sedang mengirimkan sinyal ke orang lain. Untuk jaga-jaga sinyal itu tidak diACK, kami tetap memaintain sinyal lain yang datang. Dengan kata lain: jadikan kamu yang kedua. Sakit memang, tapi kadang itu kenyataannya. Wanita juga suka begitu toh.. :D

Masalah terjadi saat ego wanita sudah habis, dan mulai mempertanyakan esensi dari pertukaran sinyal yang selama ini dilakukan. Mulai deh si wanita menangis dan menyanyi-nyanyi lagu Melly - Gantung. Dan pameo sekarang berubah, bagaimana si Pria akan memperbaiki semua? Menjelaskan pada wanita bahwa yang terjadi selama ini memang hanya hubungan pertemanan biasa, atau mulai saatnya menuju status yang lebih jelas. Yess.. di tangan kamilah sekarang hak untuk menolak itu nyata.


"Cowok itu nyebelin ya, mo??"
"Memang gitu.. :D"


Suka atau tidak suka, kami telah membuat wanita-wanita menderita. Dan gw pribadi, sangat merasa bersalah atas apa yang sudah terjadi. Tapi cinta, memang susah dimengerti. Sekarang ingin, esok tak ingin.. loh koq jadi nyanyi.. Udah ah, ga jelas..

9 comments:

cardepus said...

Jadi mo...elo ingin ma siapa sih???? Udah...lanjut mo...jangan dipendam sendirian :P

utaminingtyazzzz said...

Aming Sugandhi kuwi sopo thooooo

MoMo said...

di sini mbak..

HitmanSystem.com said...

Ini adalah tulisan yang menarik. Terima kasih sudah berbagi informasi tersebut. Jika ingin tahu lebih banyak lagi tentang Cinta, silakan baca artikel Butir-Butir Cinta di blog saya. Salam kenal, sobat.

Lex dePraxis
Romantic Renaissance

dian said...

ouch ouch.. true story ya mo :D

hehehe jadi mengakui juga khan kalo kalian suka ngasi harapan :P

sabar ya mo :)

Delonick said...

Ooo...Jadi ini true story siapa wel? *ehemmmm* :P

MoMo said...

hei hei.. kalian berdua kagak sah berantem. Elo juga Lon!! Gimana si?!! Mau enaknya aja.. sekarang udah kejadian, ga mau tanggung jawab!!!

dian said...

iya tuh delon..
doi emang suka begitu.. sabar ya mo :)

yah khan jodoh itu termasuk rejeki yang harus diusahakan.. kalo emang belum jodoh yang bukan rejeki.. akan ada yang terbaik nantinya.. tenang aja ill stand by you, my dear friend, just like you always do :)

kamu pasti bisa!! :P

dian said...

maaf ada revisi

pada edisi sebelumnya:
kalo emang belum jodoh yang bukan rejeki..

seharusnya:
kalo emang belum jodoh ya bukan rejeki..