4.12.08

....... beserta suami.



Ga usah dibaca. Pemikiran ini terbersit ketika gw tadi nonton TV. Acaranya menampilkan tokoh Khofifah Indar Parawansa yang emang lagi hits di jagad perpolitikan tanah air. Bedanya tadi dia didampingi oleh Bapak Indar Parawansa yang, tentu saja, adalah suaminya. Hehehehe baru ngeh aja ooo ternyata ini toh tampang suaminya.

Misalkan seorang pejabat pria maju ke depan pentas, banyak orang yang menyimpan keingintahuan, seperti apa istri yang mendampingi mereka dalam keseharian. Tapi ketika tokoh itu seorang wanita, hampir tidak ada yang mempertanyakan seperti apa ya suaminya.

Terus gw keingetan sama tokoh-tokoh wanita di Indonesia. Sri Mulyani, Miranda Goeltom, atau Marie Elka Pangestu. Gimana yha rasanya jadi suaminya. Melihat istrinya yang punya peranan penting dalam negara. Sebagai pria, dimana yha mereka menempatkan rasa gengsinya?

Gw juga penasaran... pernahkah mereka ikut mendampingi sang istri di acara kantor. Misalkan ada acara halal bihalal di departemen.. "Kepada Ibu Menteri beserta suami..". Bahkan gw juga kepikiran, sebenernya mereka udah kawin belum yah? Abis si Bapak ga pernah kelihatan..

Gimana yha kehidupan rumah tangga mereka? Si mantan menteri X aja akhirnya cerai, walau ga tau juga si penyebabnya...

Apa yang mereka bincangkan ketika di tempat tidur?
Gimana mereka membicarakan keuangan rumah tangga?

Bukan ingin membicarakan isu gender. Tapi hanya penasaran..

3 comments:

kunderemp said...

Mestinya kau tanyakan pada ibuku.

Dahulu, satu kompleks BRI, banyak yang pegawai BRI-nya wanita. Jadilah para suami di kompleksku dikenal dengan nama-nama istrinya, seperti Bapak Sundari, Bapak Enny, Bapak Gayatri... hehehehe

vidyanitakumalasari said...

bimo...bimo...
napa??takut kesaing ya sama wanita... :D

Siti Mawaddah (tya) said...

gw baru tau Ibu Khofifah dah punya suami...
soalnye babeh gw sering bilang dia itu career woman bangett...