9.10.07

Mosquitos War

Banyak nyamuk di rumahkuuuuu... Gara-gara aku.. enggak mandi-mandi... Hehehehe

Enggak tau juga, apakah ada kaitannya antara global warming dan hasrat seksualitas pada nyamuk yang meningkat lantas kemudian berimbas kepada tingkat mortalitas yang tinggi, rumah gw sekarang dikuasai oleh nyamuk. Populasi nyamuk gw rasa menduduki tingkat tertinggi setelah rayap, kecoa, cicek, tikus, dan manusia. Gw rasa, kalo dibiarkan seperti ini terus, kami -para mahluk hidup dengan populasi terendah- akan mengalami kebinasaan.

*Membayangkan Planet of Mosquitos: gabungan antara Planet of Apes dan Starship Troopers*


Sebagai bangsa Indonesia yang udah makan asam garam perlawanan, kami pun tidak menyerah begitu saja. Setiap harinya muncul Susi Susanti dan Alan Budikusuma dadakan yang piawai sekali dengan raket-raket berlistrik itu. Telinga kami sangat suka mendengar bunyi 'ctak!' dan bau-bau gosong terbakar. Begitu melihat mahluk itu semaput tak berdaya, kami ambil dan kami lemparkan kembali ke jeruji-jeruji listrik itu. Ctak! kembali terdengar, dan kamipun berpesta pora! Hahahaha..

Ga cuman itu aja, Mbak gw ibarat Poison Ivy, mengeluarkan jurus 'Baygon'nya, sementara nyokap gw sibuk olas oles lotion lavender. Bapak? Cukup dengan sarung apeknya, yang dijamin tak akan ada nyamuk berani masuk ke dalamnya.

Yang susah, mereka ga kenal yang namanya damai. Semakin lama mereka semakin pintar pula. Akhir-akhir ini mereka menerapkan taktik gerilya. Ketika lampu nyala, jumlah yang terlihat sedikit. Tapi jika malam hari, ketika lampu padam dan para pasukan manusia sedang beristirahat, mereka menyerang bertubi-tubi. Jangan-jangan salah satu pemimpin mereka bernama Pangeran Diponegoro.

Beberapa hari yang lalu gw sadar, ternyata mereka ga menyerang rumah gw secara personal. Di mushalla tempat tarrawih pun banyak.

Tapi tadi malam, entah kenapa, kami dapat beristirahat dalam damai. Padahal bendera putih pun belum mereka kibarkan. Akhirnya, sekeluarga kesiangan.. Sompret!!!

Dan.. perlawanan terhadap komunitas ini masih berlangsung.. hingga akhir zaman..

TAMAT


No comments: