2.12.04

Supernova : akar

Hahaha tertawalah.. gw emang baru baca. Hari rebo kemaren akhirnya gw bisa melepaskan sedikit kepenatan, setelah sebelumnya gw gak bisa tidur n akhirnya kesiangan n akhirnya bolos. Enggak tau itu nikmat ataukah sebuah kesalahan karena gw jadi ga ikut anum. HAH anum?? :P

Setelah nemenin nyokap belanja (God, bahwa gw yang jelas2 jujur ke nyokap kalo gw bolos, masi ga bisa menikmati tempat tidur dobel kasur gw.. hiks.. hiks..) gw dibeliin buku supernova: akar. N ini beberapa quote yang cukup berkesan :

Dengan sederhana dan tak banyak tanya, bertahun-tahun Gio men*****i satu
orang yang sama. Diarunginya perasaan itu tanpa lelah seperti menaklukan
jeram-jeram. Namun orang yang di*****inya hadir serupa kabut.


Saya tidak tahu, jawabku berseri-seri, tapi saya akan menemukannya. Sama seperti dia menemukanku dulu. Kami saling memberi satu untuk menjadi genap. Aku yakin itu kini.


Ternyata aku rindu saat-saat ini. Kell, dengan kesenjangan di antara kami berdua. Aku yang tak mungkin jadi dia dan dia yang tak mungkin jadi aku. Tapi ketika lingkaran kami beririsan, ada satu keakraban yang berumur panjang, hangat seperti api pendiangan. Basa basi jadi lawakan dan kami saling memuji dibalik caci-maki..


Ahh.. hari ini entah kenapa terlalu banyak derai air mata. Sialnya ketauan lagi.. Malu saya..


No comments: